Juli 19, 2012

Rabu, 18/07/2012 08:55 WIB

Anggota TNI AL yang Berkeliaran di Tempat Hiburan Malam Jadi Target

Reynaldi Surya Pratama - fun with me


Share

foto: Bruriy Susanto

Sidoarjo - Tempat-tempat hiburan malam, penginapan maupun panti pijat di Sidoarjo menjelang Ramadan jadi sasaran sweeping Detasemen Polisi Militer AL (POMAL). Targetnya memburu anggota AL yang berkeliaran.

Operasi bersandi citra jaya jangkar mulai dilakukan Selasa malam (18/7/2012) hingga Rabu (19/7/2012) dinihari.

Namun razia tersebut belum membuahkan hasil. Sebaliknya tim POMAL hanya menjaring pasangan lain jenis yang bukan suami istri sah.

"Kami berhasil mengamankan tiga pasangan mesum. Bahkan, satu wanitanya masih berusi 19 tahun," Kata Denpomal Juanda Mayor Laut Tri Joko Suhartono, kepada sejumlah wartawan, Rabu (18/07/2012) di kantornya.

Joko panggilan akrabnya tersebut menambahkan, walaupun mereka semuanya bukan anggota TNI AL. Tapi, proses penanganan tetap dilakukan.

"Yang kita amankan adalah warga sipil. Walaupun bukan anggota dari kesatuan TNI AL, tetap kita proses. Karena, mereka pasangan bukan suami istri sah," ujar dia

Joko juga menjelaskan, operasi dilakukannya adalah untuk menyambut datangnya bulan suci ramadan. Selain itu juga mencari sejumlah anggota yang nakal senang berkeliaran di malam hari ke sejumlah tempat hiburan malam.

"Di tempat hiburan malam, anggota juga tidak mendapatkan angggota TNI AL. Melainkan dapat tiga wanita yang tidak mempunyai identitas. Mereka juga kita amankan,"ucapnya.

Mereka yang terjaring razia, kata Joko, dilakukan pendataan sebelum dibebaskan.

"Kita hanya mendata saja. Operasik kita lakukan juga membantu beberapa instansi terkait," terangnya.

Tidak adanya anggota TNI AL yang terjaring, itu dimungkinkan rencana razia telah bocor sebelumnya. Indikasi itu terlihat saat di razia di lakukan di by pass Juanda, petugas menjumpai ada kendaraan anggota TNI AL yang parkir tapi pemiliknya tidak ada.

"Memang kita mengira operasi yang kita lakukan bocor. Karena, ada sejumlah sepeda motor milik anggota di parkir. Terutama di Pendopo jalan By Pass Juanda, ternyata anggotanya sudah kabur duluan,"pungkasnya.

Satpol PP Razia Warung Remang-Remang, 26 Remaja Digiring

Reynaldi Surya Pratama - Fun with me


Share


Surabaya - Pemkot Surabaya bertekad membersihkan segala kemaksiatan di Kota Pahlawan saat warga menunaikan ibadah puasa Ramadan.

Razia penertiban pun digelar. Salah satu lokasi yang menjadi sasaran Satpol PP Kota Surabaya adalah sekitar Kenjeran Surabaya dan Jembatan Suramadu.

Memang sudah umum diketahui jika kawasan tersebut memang sering digunakan para muda-mudi untuk memadu kasih dan berpesta minuman keras.

"Operasi ini kami lakukan terkait seruan bersama menjaga suasana kamtibmas selama bulan Ramadan yang sudah disepakati oleh muspida," kata Kepala Satpol PP Kota Surabaya Irvan Widyanto kepada wartawan, Kamis (19/7/2012) dinihari.

Pantauan detiksurabaya.com, petugas Satpol PP segera bergerak menuju ke warung remang-remang di sekitar kawasan Nambangan dan kenjeran.

Hasilnya, 26 perempuan sebagian besar masih di bawah umur diamankan. Petugas juga menyita puluhan liter minuman keras.

"Miras itu adalah sebuah pelanggaran. Dan banyaknya anak-anak dibawah umur yang mangkal di warung remang-remang sudah menjurus ke asusila.Mereka kami amankan demi masa depannya," tambah Irvan.

Tak ada yang berontak atau melawan saat dilakukan razia. Setelah dibawa ke kantor satpol PP, para remaja tersebut didata sebelum akhirnya dipulangkan. 

Juli 17, 2012


Gelar Kompetisi Jawara Cyber, Kominfo Rangkul Hacker

Reynaldi Surya Pratama-fun with me
Selasa, 17/07/2012 13:19 WIB

Ilustrasi (Ist)
Jakarta - Walau sudah mempunyai lembaga seperti Id-SIRTII/CC (Indonesia Security Incident Respont Team on Internet/ Cordinator Center), namun bukan berarti peran serta masyarakat untuk menangkal serangan di dunia cyberdiabaikan.

Nah, saat ditanya apakah ada bentuk lain seperti merangkul hacker untuk membantu tugas Id-SIRTII di suatu waktu. Ketua Id-SIRTII Rudi Lukmanto tidak menampiknya.

"Kita menggelar Kompetisi Jawara Cyber yang dimulai sejak Senin kemarin, salah satunya itu (merangkul hacker-red). Bukan tidak mungkin di masa yang akan datang, pemenangnya bisa kita rangkul untuk kita pekerjakan," tukasnya, di sela-sela pembukaan, di Gedung BPPT, Jakarta, Selasa (17/7/2012).

Kompetisi ini sendiri merupakan kompetisi pertama yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo, Id-SIRTII dan Huawei. Rudi juga menambahkan, tujuan utama ajang ini adalah sebagai seleksi nasional untuk persiapan menuju Global Cyberlympics tingkat Asia Pasifik.

Dia menjelaskan, walau sama-sama mengoprek situs tertentu, sejatinya ada dua tujuan dari kelompok yang disebut hacker, yakni mengoprek untuk tujuan baik atau negatif.

"Maka dari itu syarat dari kompetisi ini tidak rumit, asalkan berusia 18 tahun ke atas saja. Mau dia punya pekerjaan atau pengangguran sekalipun, sekalian saja ikut. Asal punya kemampuan," sebutnya lagi.

Saat ini sudah ada 50 kelompok yang berisikan anggota rata-rata 5 sampai 6 orang yang mengikuti kompetisi ini. Pemenang akan mengikuti kejuaraan tingkat Asia Pasifik dan dunia Cyberlympics. Dimana dalam kompetisi tersebut terdapat 4 tahapan, Computer Network Defence, Capture The Flag, Penetration Testing dan Forensic.

Dalam kompetisi yang digelar bersamaan dengan seminar sosialisasi mengenai pentingnya penanganan ancaman serangan cyber ini, Huawei menilai bahwa keamanan dunia maya merupakan isu yang mendesak.
"Huawei berkomitmen untuk berbagi sumberdaya dan keahlian kami guna mengembangkan kerangka kerja bersama guna mengatasi berbagai tantangan keamanan dunia maya," tegas CEO Huawei Indonesia Li Wenzhi.

HP Klaim Rajai Laptop 'Kelas Berat'

Reynaldi Surya Pratama-fun with me
Selasa, 17/07/2012 14:41 WIB


Suasana Acara (eno/inet)
Jakarta - Persaingan laptop 'kelas berat' atau yang biasa dikenal dengan mobile workstation, memang tak terlalu sesak diramaikan berbagai vendor. Namun Hewlett-Packard (HP) mengklaim punya pangsa pasar paling besar di antara para pesaingnya.

"Berdasarkan laporan Q4 2011, mobile workstation kami menguasai 46% secara global, sedangkan di Indonesia sendiri mencapai 59%," klaim Erric Budiono, Marketing Development Manager Workstation HP Indonesia.

Memang, jumlah pemakai mobile workstation tidak bisa menyaingi pengguna laptop pada umumnya. Namun HP mengklaim jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahun.

"Dalam 5 tahun jumlahnya sudah meningkat dua kali lipat. Ini karena semakin banyak masyarakat yang bekerja secara mobile," tambah Erric tanpa menyebutkan angka pasti, di Ritz Carlton Hotel, Selasa (17/72012).

Dan untuk memperkuat posisinya di Tanah Air, HP menggelontorkan jajaran laptop yang digolongkan sebagai mobile workstation yakni EliteBook 2170p, Elite 8470p dan 8570p.

Selain itu ada juga jajaran ProBook yakni 4440s dan 4340s yang secara khusus membidik kalangan Usaha Kelas Menengah (UKM). Tak hanya dibekali jeroan kelas atas, produk premium ini juga dibalut bahan metal yang menawan.

Lho, Bos BlackBerry Kok Pakai Galaxy S III?

Reynaldi Surya Pratama-fun with me
Selasa, 17/07/2012 14:00 WIB


Thorsten Heins (ist)
Jakarta - Bos besar vendor ponsel tidak semata memakai ponsel yang diproduksi perusahaannya. Malah ada yang kedapatan memakai ponsel buatan rival. Seperti CEO Research in Motion (RIM), Thorsten Heins.

Heins memang memakai BlackBerry sebagai smartphone utamanya. Namun seperti detiKINET kutip deri Droid Guy, Selasa (17/7/2012), dia juga menggunakan Samsung Galaxy S III sebagai semartphone kedua. Apa alasannya?

"Ya tentu saja saya memakai BlackBerry. Namun demikian, untuk lebih mempelajari pasar, saya selalu punya perangkat kedua yang adalah buatan kompetitor sehingga saya tahu berada di mana, terkait dengan kompetisi," kata Heins.

Ya, Heins memakai smartphone pesaing seperti Galaxy S III untuk mengetahui seperti apa kemampuan handset pesaing. Galaxy S III sendiri memang disebut-sebut sebagai salah satu handset Android terbaik saat ini.

Terlebih, performa BlackBerry belakangan semakin menurun di mana pangsa pasarnya anjlok. Salah satunya karena tekanan dari sistem operasi Android yang digunakan di Galaxy S III.

Bukan hanya Thorsten yang kedapatan memakai ponsel pesaing. Tahun lalu, Eric Schmidt, mantan CEO Google yang adalah perusahaan di balik sistem operasi Android, juga terlihat menggunakan BlackBerry.

Juli 15, 2012

Menangkah Jika Mega Nyapres?


Jakarta Beberapa lembaga survei menempatkan Mbak Mega sebagai salah satu capres pilihan. Namanya ketat menempel nama Prabowo. Ditambah kebesaran PDIP ketimbang Gerindra, menangkah jika nyapres? Inilah analisis mistis soal itu.

Mbak Mega sedang ditimbang-timbang oleh PDIP untuk dimajukan lagi sebagai calon presiden (capres) dalam pilpres mendatang. Sang suami, Taufiq Kiemas sejak lama ngendoni (melemahkan) keinginan itu. Alasannya untuk memberi kesempatan yang muda-muda tampil.

Tapi lembaga survei gencar mendorong. Mbak Mega ditempatkan sebagai salah satu kandidat terkuat yang akan terpilih. Itu menggugah keinginan yang mulai redup bersinar kembali. Kayaknya Mbak Mega tergelitik. Termotivasi untuk kembali ndadar awak. Uji nyali. Maju bertanding. Menangkah?

Kalah menang itu urusan Yang Kuasa. Namun paham Jawa yang termaktub dalam ilmu eling-eling lan niteni, mengingat dan mengingat-ingat terhadap suatu kejadian yang terjadi berulang-ulang menyebut, kans Mbak Mega itu rendah. Apa pasal? Mari kita tintingi (menelaah) siapa Mbak Mega, dan ada digrade mana putri proklamator ini sekarang.

Dalam paham Jawa, ada dua kategori pemimpin. Pertama pemimpin yang lahir dari seorang pemimpin yang secara estafet meneruskan memimpin. Anak raja menjadi raja. Anak kiai menjadi kiai. Anak pedagang menjadi pedagang, karena memang begitu hirarkisnya.

Sedang kedua, pemimpin yang lahir bukan dari pemimpin, yang naik tahtanya tidak dinyana-nyana. Jika raja, dia seperti Ken Arok (Ken Angrok), menjadi raja setelah melewati revolusi yang berdarah-darah. Ini dalam paham Jawa disebut Satrio Pinilih atau Ratu Adil. Sebagai catatan, adil di sini hanyalah istilah. Sebab seluruh Ratu Adil saat memerintah ternyata gagal menciptakan keadilan itu.

Ratu Adil pertama adalah Erucakra, lazim disebut Pangeran Diponegoro. Di era kemerdekaan, atribut Ratu Adil itu menempel pada Bung Karno, disebut juga Satrio Kinanjoro karena seringnya dipenjara, Mbak Mega, dan SBY. Itu sesuai dengan definisi di atas.

Ratu Adil punya tantangan dan pantangan. Tantangannya harus selalu bersama rakyat. Susah maupun ria. Pantangannya, tidak boleh ada yang melecehkan. Sebab jika itu terjadi, pamor Ratu Adil akan memudar, dan pulung keprabon (aura pemimpin) sirna dari yang bersangkutan untuk selama-lamanya.

Saat Mbak Mega memerintah, tantangan dan pantangan itu dilanggar. Ketika terjadi musibah besar di hutan lindung Sumatera Mbak Mega tidak datang dan menjawab dengan ketus ketika ditanya wartawan. “Sudah ada gubernur yang ngurus,” katanya. Kedua, kala itu Taufiq Kiemas selalu 'ngerecoki' Mbak Mega.

Berdasar 'ilmu niteni' itu, maka di kolom detik.com ini, di Rakyat Merdeka, dan di Pos Metro, saya jauh-jauh hari sudah menuliskan kekalahan Mbak Mega itu. Saking gencarnya tulisan saya menjagokan SBY menang, sampai-sampai saya dianggap sebagai pendukung fanatik SBY. Padahal saya hanya menyuratkan siratan makna dari Babad Tanah Jawi, Serat Kanda, Jangka Jayabaya dan Serat Wirid Hidayat Jati. Lain tidak.

Dalam 'disiplin Ratu Adil', tidak pernah tercatat 'mantan Ratu Adil' kembali madeg (tampil) sebagai Ratu Adil. Itu artinya, berdasar utak-atik gathuk (kalkulasi), maka kans Mbak Mega rendah terpilih kembali jika nyapres. Adakah begitu?

Ini adalah analisis gaya ndeso. Pisau bedahnya hanya feelingNiteni lan eling-eling. Untuk itu anggap tulisan ini dongeng sebelum tidur. Kendati tidak menutup kemungkinan, ketika bangun tidur ternyata benar adanya.

*) Budayawan, menetap di Jakarta